0

Bandara Pertama Kemayoran yang Tertinggal

Bandara Kemayoran sempat menjadi bandara internasional di Jakarta. Namanya tenggelam sejak peresmian Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. Makin menghilang lagi karena ditutup tahun 1985. Padahal Bandara Kemayoran menyimpan sejarah unik bagi perkembangan dunia dirgantara Indonesia.Kawasan ini menjadi saksi bisu beroperasinya pesawat terbang baik sipil maupun militer mulai dari yang bermesin piston, turboprop dan sampai jet.
Nama kemayoran diambil karena banyaknya sang mayor yang tinggal di kawasan ini. “Sebelum dibangun lapangan terbang daerah ini belum punya nama,” kata salah satu sesepuh Kemayoran Haji Abdul Rasid. “Hanya nama lokal saja seperti Kampung Utan, karena memang wilayah di sini dulunya hutan,” sambungnya.Namun, setelah dibangun bandara oleh Belanda tahun 1929, dibuatlah camp-camp (asrama) di Jalan Garuda untuk para tentara Belanda. Di situlah ditempatkan tentara berpangkat mayor-mayor. Ketika itu banyak orang pribumi dari luar misalnya Senen dan Kampung Melayu yang bekerja di sana. “Saat ditanyakan mau kemana. Mereka bilang mau ke rumah mayor, biar lebih enak dan singkat bilangnya Kemayoran,” ungkapnya. Dari situlah nama Kemayoran menjadi populer. “Sejak itu kawasan bandara itu dinamakan Kemayoran,” ujar pria kelahiran 1933 itu. Continue reading

Advertisements